Banyak orang percaya bahwa semakin banyak busa, semakin bersih shampoo tersebut. Padahal kenyataannya tidak demikian.

Mengapa shampoo bisa berbusa?

๐Ÿ’ง
Air
+
๐Ÿงด
Shampoo
+
๐Ÿคฒ
Gosokan
โ†’
๐Ÿซง
Busa

Ketika shampoo dicampur dengan air lalu digosok, udara ikut masuk ke dalam cairan. Surfaktan kemudian membentuk lapisan tipis yang menyelimuti udara tersebut sehingga terbentuklah gelembung-gelembung yang kita kenal sebagai busa.

Busa sebenarnya hanyalah udara yang terperangkap oleh lapisan surfaktan.

Lalu apa yang benar-benar membersihkan?

โ— Kepala
MINYAK
๐Ÿ’ง Kepala surfaktan menyukai air (hydrophilic).
๐Ÿ›ข Ekor surfaktan menyukai minyak (lipophilic).

Yang membersihkan bukanlah busanya, melainkan molekul surfaktan. Setiap molekul surfaktan memiliki kepala yang menyukai air dan ekor yang menyukai minyak. Ketika mengenai minyak pada rambut atau kulit kepala, ekor surfaktan akan menempel pada minyak, sedangkan kepalanya tetap menghadap air. Akhirnya minyak dapat terangkat dan terbawa saat dibilas.

Kesimpulan

Banyaknya busa bukan ukuran daya bersih. Yang menentukan kemampuan membersihkan adalah bagaimana surfaktan mengangkat minyak dan kotoran, bukan seberapa banyak gelembung udara yang terbentuk.